Tampilkan postingan dengan label Novel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Novel. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 04 November 2017

November Strory

Di mana ada pertemuan, pasti akan ada perpisahan. Di mana ada awal, pasti akan ada akhir. That’s life. Ketika akhir sebuah perjalanan akan menjadi awal perjalanan yang lain, dan sebuah perpisahan akan menjadi pertemuan dengan sesuatu yang baru. And that’s more about life. 

Hai November , welcome , berjalan dan bersahabatlah bersama ku di bulan yang indah ini , bulan yang akan menghantarkan pada pintu besar , dimana seluruh dunia akan bersuka cita dan tersenyum , menyambut Bapaku sang Raja damai , dimana akan terdengar suara nyanyian para malaikat , musik-musik natal akan bergema , warna warni lampu natal  akan menghiasi dunia , dan sebatang pohon berwarna hijau akan menghiasi setiap rumah. setiap senyum akan terpancar dari wajah-wajah dari semua kalangan. 

Satu lagu yang selalu di hati , menghiasi dan melengkapi suasana natal ,yang memiliki makna dan cerita yang luar biasa , seorang anak yang tidak memiliki apapun (miskin) tapi ingin memberikan suatu hadia kepada Tuhan nya , dia berikan apa yang dia bisa. meski hanya sebuah lagu sederhana dengan drum/gendang yang amat sederhana.


Come they told me, pa rum pum pum pum
A new born King to see, pa rum pum pum pum
Our finest gifts we bring, pa rum pum pum pum
To lay before the King, pa rum pum pum pum,
rum pum pum pum, rum pum pum pum,
So to honor Him, pa rum pum pum pum,
Little Baby, pa rum pum pum pum
I am a poor boy too, pa rum pum pum pum
I have no gift to bring, pa rum pum pum pum
That’s fit to give the King, pa rum pum pum pum,
rum pum pum pum, rum pum pum pum,
Shall I play for you, pa rum pum pum pum,
On my drum?
Mary nodded, pa rum pum pum pum
The ox and lamb kept time, pa rum pum pum pum
I played my drum for Him, pa rum pum pum pum
I played my best for Him, pa rum pum pum pum,
rum pum pum pum, rum pum pum pum,
Then He smiled at me, pa rum pum pum pum
Me and my drum.
Maka dari itu berikan apa yang kamu punya , 
- berikan dari kekurangan mu jangan berikan dari kelebihan mu , karena hal yang sederhana lebih baik dari pada hal yang berlebihaan - 
Jakarta yah ibu kota setiap di penghujung tahun akan ada beberapa cerita yang tidak aku miliki , layaknya tahun- tahun sebelumnya , jauh dari semua teman dan keluarga , rutinitas seperti biasa hanya bekerja , pergi dan pulang dari kantor , menghabiskan waktu untuk kesana , kemari , mall ke mall , melihat dekorasi natal dan sebaginya , tapi satu yang kurang , aku tidak memiliki cerita natal yang utuh , menghabiskan waktu ke waktu untuk latihan natal , paduan suara , drama , dan membaca puisi papa setiap tahunnya , ya Bapak adalah orang pertama membuat kami untuk turun dalam pelayanan gereja , dan setiap natalnya Ia selalu mendidik kami untuk selalu berani tampil di depan , berpuisi maupun bernyanyi , ataupun menari. dia sendiri yang turun mengajarkan kami cara membaca puisi dan gerakan setiap gerakan , agar puisi tersebut hidup , dia berhasil menjadi guru kesenian yang baik , karena setiap pembacaan puisi selesai , tepukan tangan dari orang2 yang mendengar menjadi miliknya yang utuh. dan biasanya setelah di rumah dia selalu memuji kami dengan kata - bagus kali , tadi lantang kali bacaanya , itu baru anak bapak yang berani tampil , harus bisa lebih baik dari ini lagi nanti-  semua itu masih menjadi milik ku beberapa tahun yang lalu , masih mengalir deras menjadi cerita natal ku.
Tapi waktu terlalu cepat berlalu , kehidupan harus semakin beralu , dan kehidupan orang dewasa semakin rumit ,layaknya kabel yang kusut , harus memikirkan ini dan itu bahkan hari esok , sampai aku lupa bahawa bulan yang biasanya aku tunggu sudah tiba , jaman dan lingkungan ku sudah berubah , jakarta banyak memberi ku perubahan , yah meski ini kota kelahiran ku , aku tidak lagi seorang yang terlibat dalam satu komunitas atau pelayanan gereja di sini , sehingga semua terasa sepi , tapi aku harus memahami yang namanya perbedaan , karena perbedaan itu indah ,
Dari semua itu tepat hari ini 5 November 2017 mengingatkan ku kembali pada peristiwa satu tahun yang lalu , seseorang yang datang membawa cerita , yang menyalakan lilin natal. 
mengajarkan aku banyak hal , mengingatkan aku banyak hal , dan nasehat-nasehatnya yang amat banyak. setiap harinya dari A sampai Z ceritanya , nasehatnya sudah layaknya seorang motivator , dan seperti Mama klw udang ngomong gak berhenti , jalan terus seperti roda yang tanpa rem heheh.
bercerita panjang kali lebar , kesana , kemari , dan bercerita banyak hal itu menjadi milik kami , 
satu hal yang pertama aku sadar tentang suku ku (batak) , selama ini ternyata aku sudah jauh dan melupakannya , terakhir kalinya yang mengajari aku itu papa & mama , tapi dengan hadirnya ia mengingatkan ku kembali bahawa aku seorang perempuan yang berasal dari suku batak , maka jadilah layaknya dan tunjukkan klw dirimu orang batak , tidak hanya sebatas itu sampai untuk ibadah ia cuma bilang aku akan selalu beribada di gereja batak , tempat aku diajarkan dari kecil , hummm  berbeda dengan ku , aku ambil jalan yang berbeda dari orang tuaku, mereka beribadah di ibadah batak , sedangkan aku memilih tempat ibadah lain yang tidak beritme atau berbau batak , sejujurnya dimana pun kamu beribadah itu tidak masalah , karena dimana pun kamu beribadah yang terpenting adalah hatimu , bukan tempat atau orang-orang nya . tapi semenjak hadirnya aku seperti kembali pada saat aku masih sama mama,  waw aku serasa mama dan papa ada sangat dekat dengan ku , hahah sangat lucu tapi aneh! memori beberapa tahun seperti hidup kembali oleh orang baru di kenal . menjelang natal , mungkin suasana natal ku tidak hidup kembali seperti natal sebelumnya , melihat mama yang heboh bikin macam2 kue natal dan hal lainnya ,setidaknya  suasana natal mulai berasa semenjak hadirnya , memberikan cerita , dan hal yang lainnya , jika tahun sebelumnya hari2 selalu mall ke mall , tapi hadirnya membawa aku pada sebuah proses perjalanan , membalikkan arah setir ku , mengajarkan aku kesederhanaan ,  dan hal lainnya . yup 24 desember 2016 , lilin malam natal itu hidup , sepertinya aku sedang melihat papa ,Thank you dear
hari - hari pun berlalu dan menghantarkan ka tahun yang baru.  hei new year welcome ,
berjalan dan bersahabatlah bersama ku di tahun yang indah ini .

Hari demi hari masih berjalan dan terus berjalan , sama halnya cerita ku dengan nya masih berjalan , cerita demi cerita setiap harinya masih berlangsung , masih dalam suasana yang lurus -lurus saja , baik-baik saja , cuma bercanda dan tertawa , tapi semakin lama mengenal semakin lebih banyak mengenal dan mengetahui sifat masing , mulai memiliki aturan masing2 yang harus di jalankan , yah meskipun terkadang ada aturan yang sama2 di langgar ,  cerita orang dewasa dan pikiran orang dewasa sedikit terlihat seperti kabel kusut , mulai terjadi perbedaan pendapat , pemahaman yang berbeda , sehingga timbul cerita , pemahama dan penilaian  yang lain yang mana 1 + 1 = 11 bukan lagi 2 ( dua ) tidak heran karena pembahasan dan pemahaman yang satu berbeda dengan satu sehingga pembahasan dan pemahaman yang baru dan masalah yang baru muncul , egois , keras kepala, mempertankan pendapat masing-masing,  marah , saling diam , kemudian sampai kata terserah sampai mucul , berusaha meghalihkan pembicaraan ke topik yang lain , tapi dari semua itu jangan ragu untuk mengatakan maaf . kerena setiap orang pasti memiliki hitam dan putihnya , sisi egoisnya , dan sisi marahnya.  
Lalu bagaimana caranya 1 + 1 = 2 tidak lagi menjadi 11 , proses yang panjang, tidak mudah , setiap konflik pasti ada pemecahaan nya , lakukan dan pecahkan .
11 - egois -keras kepala - mengalah - meredam amarah - bicara/diskusikan - memberikan pendapat  - - selesaikan  permasalahaan  jangan mengalihkan - mendengarkan - dan jangan malu untuk meminta maaf  , maka hasilnya 1 + 1 menjadi 2.
banyak hal dan banyak waktu yang sudah berlalu dan banyak cerita juga selama 1 tahun ini , waktu 1 tahun mungkin waktu yang singkat , rasanya baru kemarin kita saling mengenal karena ketidaksengajaan  heheh ,
''Meeting you was fate, becoming your friend was a choice, but falling in love with you I had no control over''.
Dari semua itu aku cuma bilang : “I love you not only for what you are, but for what I am when I am with you. I love you not only for what you have made of yourself, but for what you are making of me. I love you for the part of me that you bring out.” ( Aku mencintaimu bukan hanya karena siapa kamu, tapi karena siapa diriku ketika bersama denganmu. Aku mencintaimu bukan hanya karena apa yang kamu lakukan terhadap dirimu, tapi apa yang kamu lakukan terhadapku. Aku mencintaimu karena bagian dari diriku yang kau berikan). 
dari semua cerita dan dari semua waktu , dari semua perdebatan dan dari semua ke egoisan dan dari semua canda dan tawa , i want say thank you to you has filled my day with stories (mengisi hari-hari)
sudah memberi semangat dan nasehat sampai hari ini.

"Manusia dipertemukan untuk suatu alasan, entah untuk belajar atau mengajarkan. Entah untuk menjadi bagian terpenting, atau hanya sekedarnya. Akan tetapi tetaplah menjadi yang terbaik di waktu tersebut. Lakukan dengan tulus, Meski tidak menjadi apa yang diinginkan. Tidak ada yang sia – sia karena Tuhan yang mempertemukan" 
- Lhena Simanuntak -

Jumat, 07 November 2014

Cinta Yang Dipertemukan Tetapi Tidak Untuk Bersama.



                                    Cinta Yang Dipertemukan Tetapi Tidak Untuk Bersama.

Tak ada hal yang dapat ku katakan selain aku harus tetap bertahan menyimpan perasaan mendalam pada seseorang. Pengakuan itu belum sempat kukatakan padanya, tetapi waktu telah memisahkan kami , entah itu untuk berapa lama. Aku sendiri pun tak tau.
           
namaku Lena, aku berusia 20 tahun  . Kisahku cintaku  mungkin klise, aku jatuh cinta pada seorang pria bernama Rangga . Dia adalah kakak kelasku saat kami masih SMA . Saat itu, Hubungan kami  begitu dekat. Seiring berjalannya waktu hubungan kami semakin dekat ,hanya saja sebatas teman. Aku enggan untuk mengatakan perasaanku yang sesungguhnya padanya. Karena aku sendiri pun tak mengetahui bagaimana perasaanya terhadap ku. Aku lebih memilih untuk menyimpan perasaan ini dalam-dalam selama aku dan dia masih tetap bisa tersenyum bersama. Tapi takdir berkata lain. sang waktu memisahkan kami, yah bahkan sangat jauh . Rangga  harus pergi untuk melanjutkan sekolahnya ke Luar Kota . saat itu Ia menemuiku di taman sekolah untuk berpamitan. Rasanya saat itu aku ingin menangis sekuat mungkin tapi aku tak bisa.justru sebaliknya aku harus menahan air mata ini supaya tidak menetes.

Saat itu Ia mengatakan “ Aku harus pergi untuk mengejar mimpiku. Aku pasti kembali , saat aku kembali nanti aku pasti menemuimu. Tak ada kata yang bisa ku rangkai saat itu. aku hanya dapat berkata “ Pergilah kejarlah mimpimu didepan sana, satu hal yang harus kamu ingat Aku dan Kamu hanya sejauh Doa meski jarak kita berjauhan. Tetapi kali ini takdir berkata lain setelah 4 tahun berlalu Ia kembali mempertemukan kami di bulan April 2014 yang lalu. Aku begitu bahagia ketika Ia menepati janjinya untuk menemuiku.

Ada satu hal yang selalu aku simpan dalam hatiku, aku menyukainya. Sejak masih duduk di bangku SMA, saat itu aku selalu curi-curi pandang ketika jam istirahat. aku selalu malu-malu mengungkapkan isi hatiku, apalagi aku yang memang punya sifat pemalu. Hampir tidak ada tanda-tanda cinta yang aku lihatkan  padanya. Aku tidak berani untuk mengatakannya saat itu aku memilih untuk  memendam perasaanku dan berkata Mungkin ini masih cinta monyet, yang akan memudar seiring berjalannya waktu. Dan suatu saat kelak, aku akan benar-benar jatuh cinta di tingkat yang lebih serius dengan pria lain.

Nyatanya perkiraanku salah. Meski ia sudah kembali tetap saja aku tak bisa berada disampingnya. Karna saat ini sudah ada Pria lain disampingku  (namanya Aditya), aku marah pada waktu kenapa ia harus kembali ketika aku mulai melupakannya dan bahagia bersama Pria lain. tetapi kenyataanya  aku tetap meletakkan kenangan akan Rangga dalam hatiku. Singkat cerita, setiap hari Minggu aku selalu bertemu Rangga dirumah Ibadah . hal  tersebut membawaku pada rahasia yang terpendam. Hatiku kembali berdetak, kembali merasakan indahnya jatuh cinta hanya dengan menatap kedua matanya. Perasaan yang tidak pernah aku rasakan dengan Adit. Tetapi aku harus menjaga Jarak dan sikapku terhadap Rangga karena saat ini aku sudah memiliki Aditya.


Sayangnya, takdir yang mempertemukan kami untuk tidak bisa bersama.. Saat itu Rangga mengungkapkan semua persaannya terhadapku. Aku sangat bahagia ketika mendengarnya ternyata cinta yang ku jaga selama ini tak bertepuk sebelah tangan. Ia mengatakan “ Maafkan aku selama ini aku memendam perasaan ini , aku takut untuk mengatakannya dan aku kembali untuk merahi cintaku.  Aku pun langsung memotong pembicaraan Rangga. “ kenapa? Kenapa? Baru sekarang kamu katakan. tapi Maafkan aku , aku ga bisa bersamamu seperti dahulu lagi, karna saat ini aku sudah memilih sesorang dan berjanji untuk setia. Maafkan aku rangga. Mungkin takdir mempertemukan kita untuk tidak bersama.”

Rangga “ yah aku mengerti maksud kamu na. Mungkin ucapanmu Benar kita dipertemukan kembali tapi untuk tidak bersama. Mungkin saat ini kita ga bisa bersama , tapi aku harap suatu saat kelak takdir mempersatukan kita. Aku harap kamu bahagia Len. Aku harus pergi makasih buat Semuanya. Aku sayang kamu selamanya. Rangga pun pergi.sementara aku hanya dapat menangis dan mengenang kembali kenangan bersamanya.

“Duniaku sepintas serasa  hancur setiap inci tubuhku menjerit akan kepergiannya”

Aku menyesal bahkan sangat menyesal dulu Aku tidak sempat mengatakan bagaimana perasaanku padanya. Hingga detik ini, penyesalan itu masih ada. Tapi aku memilih untuk mengubur rasa penyesalan itu dalam-dalam karna aku sudah memilih Aditya. Dan kenangan tentang kamu rangga tak akan pernah ku lupakan. Dan aku memilih untuk saat ini tidak menceritakan tentang kamu pada Aditya.Biarkan waktu yang akan mengungkap semuanya. Mungkin dulu aku menyesal tidak mengungkapkan persaanku padanya , dan aku marah pada sang waktu karena kita “dipertemukan untuk tidak bersama” tapi aku tidak akan mengulang kesalahan yang sama di masa lalu . karena aku sadar Penyesalan selalu datang terlambat , karna jika penyesalan datang didepan maka kita tidak akan pernah tau bagaimana pengorbanan dan bagaimana bentuk perjuangan ,bentuk derita ,dan rasanya sakit hati.

Yah inilah jalan cerita cintaku meski akhirnya aku memilih Aditya . Pacar kedua atau ketiga Bukan berarti Cinta pertama Bukan?? Karna cinta pertamaku jatuh pada RANGGA. Meski aku dan dia tak dapat bersma. So ini awalku untuk mulai tulus mencintai Aditya tanpa bayang-bayang Rangga lagi.

Ini cerita cintaku tentang Cinta yang dipertemukan kembali tetapi tidak untuk bersama.:)






















Biodata

Nama   : Mahdalena
Kategori Peserta  : Pelajar
No HP  : 081313092368
Alamat  : Jl.Ciwaruga Raya , Perumahaan Griya Amanda 3 No.2B.